Contoh Tuturan yang Menggambarkan Tindak Tutur
Contoh Tuturan yang Menggambarkan Tindak
Tutur
Oleh Drestha Surya Yogiswara (NPM 21410039)
1.
“Silakan,
Kak, mau pesan apa?”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menyilakan dan
menanyakan tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak lokusioner. Maksud tuturan
tersebut semata-mata menanyakan apa yang ingin dipesan oleh konsumennya. Tidak
ada maksud tertentu dalam tuturan tersebut.
2.
“Maaf,
Kak, untuk magic tea-nya kosong.
Bahannya susah habis lebaran kemarin.”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menyatakan atau
menginformasikan tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner
representatif. Maksud tuturan tersebut ialah penjual memberi tahu konsumennya
bahwa bahan untuk membuat magic tea
sulit didapatkan sejak lebaran kemarin. Oleh sebab itu, menu magic tea untuk sementara tidak dapat
dipesan oleh konsumen hingga bahannya tersedia kembali.
3.
“Selain
yang 5k mendapat free boba, Kak.”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan memberi tahu tentang
suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner representatif dan tindak perlokusioner.
Maksud tuturan yang masuk dalam tindak ilokusioner representatif adalah penjual
memberi tahu konsumennya bahwa menu yang harganya bukan Rp 5.000,00 akan
mendapatkan boba secara gratis. Dan maksud
tuturan yang masuk dalam tindak perlokusioner adalah penjual mendorong atau
berusaha mempengaruhi konsumen agar memesan menu selain menu yang harganya Rp
5.000,00.
4.
“Choco hazelnut, milk tea, sama choco latte jadinya
Rp 25.000,00, Kak.”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menyatakan atau
menginformasikan tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner
representatif. Maksud tuturan tersebut adalah penjual menginformasikan harga
total pesanan konsumen sebesar Rp 25.000,00.
5.
“Kak,
milk tea-nya dibuat less sugar bisa?”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan meminta tentang
suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner direktif (impositif). Maksud
tuturan tersebut ialah konsumen meminta penjual untuk mengurangi jumlah gula saat
membuat minuman pesanannya.
6.
“UPGRIS
siap mengikuti Kampus Mengajar 6, tunggu kami ya.”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menyatakan atau
mengumumkan tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner deklarasi.
Maksud dari tuturan tersebut ialah mahasiswa UPGRIS siap dan akan mengikuti
kegiatan Kampus Mengajar 6.
7.
“Jangan
hanya menjadi mahasiswa yang kupu-kupu, kuliah pulang kuliah pulang.”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan mengkritik tentang
suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner ekspresif (evaluatif). Maksud
tuturan tersebut ialah penutur mengkritik mitra tutur agar tidak menjadi
mahasiswa kupu-kupu melainkan menjadi mahasiswa yang aktif. Mitra tutur di sini
diharapkan sadar diri untuk tidak menjadi mahasiswa kupu-kupu dan mulai menjadi
mahasiswa yang aktif berkegiatan, baik di dalam maupun di luar kampus.
8.
“Ingat,
kesempatan tidak datang dua kali!”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan mengingatkan tentang
suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner direktif (impositif). Maksud
tuturan tersebut ialah penutur mengingatkan mitra tutur bahwa kesempatan tidak
akan datang dua kali. Jadi, jika ada kesempatan yang datang, maka manfaatkanlah
dengan baik dan jangan menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
9.
“Nanti
bisa ikut bantu ya untuk mengenalkan Kampus Mengajar ke orang lain.”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan meminta tolong tentang
suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner direktif (impositif). Maksud
tuturan tersebut ialah penutur meminta tolong kepada mitra tutur untuk membantu
dalam mengenalkan dan menyebarluaskan informasi tentang kegiatan Kampus
Mengajar ke orang lain.
10. “Kampus Mengajar itu bukan menggantikan peran guru
tetapi menjadi mitra guru.”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menyatakan atau
menginformasikan tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner
representatif. Maksud tuturan tersebut adalah penutur menjelaskan pada saat
mengikuti Kampus Mengajar mahasiswa tidak melulu mengajar dan menggantikan
peran guru melainkan menjadi mitra guru dalam mengajar peserta didiknya.
11. “Kalau saya ikut Kampus Mengajar, saya akan mendapat
apa?”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menanyakan
tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak lokusioner. Maksud tuturan
tersebut penutur semata-mata menanyakan apa yang akan dia dapatkan ketika
mengikuti kegiatan Kampus Mengajar. Tidak ada maksud tertentu dalam tuturan
tersebut.
12. “Yang ingin dikonsulkan apanya sekarang?”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menanyakan
tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak lokusioner. Maksud tuturan
tersebut penutur semata-mata menanyakan apa yang ingin dikonsultasikan oleh
mitra tutur dengan dirinya saat itu. Tidak ada maksud tertentu dalam tuturan
tersebut.
13. “Tema-tema ini sudah relevan belum dengan kebutuhan kalian
sekarang ini?”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menanyakan
tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner ekspresif (evaluatif).
Maksud tuturan tersebut ialah tema yang diajukan oleh mitra tutur sebenarnya
tidak sesuai dengan apa yang diharapkan penutur. Mitra tutur diharapkan
memikirkan kembali tema yang telah diajukan dan segera mengubahnya agar sesuai
dengan ekspektasi penutur.
14. “Anak-anak sekarang memang mau membaca tema yang
panjang-panjang?”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menanyakan
tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner ekspresif (evaluatif).
Maksud tuturan tersebut ialah penutur berusaha memberitahu mitra tutur bahwa
anak-anak sekarang tidak ada yang mau membaca tema yang panjang-panjang. Oleh sebab
itu, mitra tutur diharapkan introspeksi diri dan segera mengubah tema yang
panjang tersebut menjadi lebih singkat serta menarik untuk dibaca anak-anak
zaman sekarang.
15. “Jadi iya, bahwa mereka itu merasakan manfaat dari
berorganisasi.”
Tuturan di atas menggambarkan tindakan menyatakan
tentang suatu hal yang termasuk dalam tindak ilokusioner representatif. Maksud
tuturan tersebut ialah penutur menyatakan bahwa anggota organisasi seharusnya
dapat merasakan manfaat dari mengikuti organisasi.
Komentar
Posting Komentar